Cara mengatur keuangan keluarga dengan gaji 2 juta per bulan

Gaji 2 juta per bulan adalah gaji yang cukup. Namun, jika Anda tidak tahu bagaimana mengelola keuangan keluarga dengan gaji 2 juta per bulan, maka gaji 2 juta tidak cukup untuk kebutuhan Anda selama satu bulan.

Mengelola keuangan keluarga agar cukup untuk sebulan penuh bukanlah tantangan yang mudah. Karena saya harus memutar otak bagaimana dengan gaji 2 juta rupiah bisa menutupi semua kebutuhan keluarga.

Namun bagi yang masih single tentunya juga bisa menabung dengan gaji 2 juta per bulan. Memang bukan hanya soal lajang atau menikah, pengelolaan keuangan harus dilakukan sedemikian rupa agar kebutuhan terpenuhi sepenuhnya.

Namun masih banyak orang yang belum terbiasa mengelola keuangannya. Banyak yang masih sembrono dalam membelanjakan gajinya tanpa memilih apa yang menjadi kebutuhan pokok.

Dalam pengelolaan keuangan keluarga diperlukan konsistensi dan kesabaran agar tidak sembarangan dalam pengelolaan keuangan. Karena di zaman sekarang ini semua orang membutuhkan uang, tidak ada yang gratis.

Selain itu, harga sembako, tagihan bulanan dan pajak selalu naik dan cenderung tidak stabil. Jadi, sebagai masyarakat, kita harus beradaptasi, berapa pun jumlah pendapatan yang kita terima.

Lantas bagaimana cara mengatur keuangan keluarga dengan gaji 2 juta per bulan agar cukup? Tentunya banyak tips dan trik yang bisa diterapkan agar penghasilan cukup.

Yang juga perlu, tentu saja, adalah Anda harus mengikuti tip-tip ini secara konsisten dan cermat dan tidak berjalan ketika Anda hanya ingin.

Baca tips dan cara mengelola gaji 2 juta per bulan berikut agar kebutuhan Anda terpenuhi.

Cara mengatur keuangan keluarga dengan gaji 2 juta

Cara mengatur keuangan agar cukup sebulan dengan gaji 2 juta adalah hal yang mudah dilakukan. Karena gaji 2 tidak bisa dikatakan besar dan juga tidak bisa dikatakan kecil.

Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengelola keuangan keluarga dengan gaji 2 juta per bulan:

  1. Buat Skala Prioritas untuk Kebutuhan Dasar Bulanan

Skala prioritas menjadi tolak ukur setiap uang yang kita keluarkan sesuai dengan kebutuhan yang kita butuhkan setiap hari. Bagaimana mengatur keuangan keluarga dengan gaji 2 juta dengan skala prioritas ini agar kita mengetahui hal-hal penting yang harus diprioritaskan, agar kebutuhan pokok tercukupi sehingga aktivitas sehari-hari tidak terganggu.

Selalu buat skala prioritas dengan dana yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan pokok sehari-hari, seperti: biaya kost, biaya makan, biaya transportasi, biaya tagihan bulanan, biaya kebersihan, biaya dapur dan biaya darurat. Pastikan kebutuhan dasar ini terpenuhi selama sebulan. Dan uang yang disiapkan untuk biaya ini tidak boleh digunakan untuk hal lain.

Rincian pengeluaran keluarga untuk gaji 2 juta adalah sebagai berikut:

Biaya boarding Rp.500.000

Biaya makan Rp.600.000

Ongkos kirim Rp.200.000

Biaya tagihan bulanan Rp.200.000

Biaya lainnya Rp.200.000

Total Rp 1.700.000

Sisa gaji Anda dapat digunakan untuk tabungan atau digunakan untuk keperluan darurat.

  1. Catat setiap pemasukan dan pengeluaran setiap hari

Mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran sehari-hari memang tidak mudah, terkadang banyak orang yang lupa mencatatnya karena aktivitas sehari-hari. Untuk menghindarinya, setiap membeli sesuatu, mintalah bukti kwitansi pembayaran yang nantinya bisa digunakan untuk mencatat semua pengeluaran yang dilakukan.

Untuk penghasilan Anda sendiri, Anda selalu menerima di awal bulan, jadi Anda hanya perlu struk gaji untuk mendaftarkan penghasilan tersebut. Buatlah buku khusus untuk mencatat semua pemasukan dan pengeluaran Anda, agar tidak tercampur dengan buku catatan lain.

Cara mengatur keuangan keluarga dengan gaji 2 juta, mencatat pemasukan dan pengeluaran, terbukti bermanfaat. Karena Anda bisa mengontrol pengeluaran agar kebutuhan Anda terpenuhi.

  1. Bagikan uang sesuai kebutuhan

Dengan gaji 2 juta, pastikan untuk menggunakan gaji itu sekitar 70%-75% dari total gaji, yaitu jika dihitung sekitar 1,4 juta atau 1,5 juta per bulan untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Jadi dari semua gaji 1,4 atau 1,5 juta, seharusnya cukup untuk biaya kebutuhan pokok. Bagikan juga sesuai kebutuhan Anda dengan memberikan dompet khusus untuk setiap kebutuhan agar tidak tercampur dengan uang untuk kebutuhan lainnya.

Sisa 30% atau 25% dari gaji Anda bisa digunakan untuk kebutuhan lain. Atau bisa juga ditabung, karena kalau ada keperluan mendesak selalu punya tabungan.

  1. Kumpulkan kembalian setiap kali Anda membeli sesuatu

Mengumpulkan kembalian adalah cara untuk menghemat 2 juta upah. Ketika Anda membeli sesuatu, akan selalu ada kembalian, meskipun hanya sepeser pun, Anda tidak boleh meremehkan uangnya.

Karena masih banyak orang yang sedikit tidak nyaman dengan perubahan tersebut, sehingga mereka memilih untuk tidak membawa perubahan tersebut. Walaupun perubahannya jika dikumpulkan lama kelamaan akan menjadi banyak dan bisa kita manfaatkan untuk hal lain seperti juga bisa digunakan untuk menabung.

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan Keluarga dengan Gaji 3 Jutaan

  1. Biasakan memasak sendiri

Memasak bukanlah hal yang mudah, namun juga tidak terlalu sulit, hanya dibutuhkan kedisiplinan diri. Karena membeli makanan setiap hari juga kurang hemat dan cenderung melihat lebih banyak sampah.

Jika diasumsikan makan adalah Rp. 15.000 hingga Rp. 20.000, jadi dalam satu bulan totalnya adalah Rp. 450.000 – Rp. 600.000 per bulan. Jika Anda memasak sendiri Rp. 120.000, Anda bisa mendapatkan 12 kg beras (saat ini harga beras per kilogram Rp 10.000) yang lebih dari cukup dalam sebulan.

Jika untuk membeli sayur per hari Rp. 10.000 dalam sebulan menghabiskan Rp. 300.000, jika total satu bulan membutuhkan Rp. 420.000 lebih murah daripada membeli makanan. Oleh karena itu, lebih baik memasak daripada membeli makanan agar lebih hemat.

  1. Hindari hutang

Saat ini banyak sekali yang menawarkan hutang atau pinjaman secara online maupun offline, apalagi dengan daya tarik bunga yang rendah, siapa saja akan tergiur. Namun batasi pengambilan dana jika tidak digunakan untuk hal yang sangat penting.

Karena pinjaman dana bisa bersifat wajib sehingga alih-alih berhenti, Anda hanya perlu terus meminjam.

Selain itu, uang pinjaman digunakan untuk memenuhi gaya hidup konsumtif. Itu tidak baik bagi Anda untuk masa depan atau masa depan. Oleh karena itu, hindari utang yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi. Adalah baik untuk meminjam dana jika benar-benar digunakan untuk hal-hal yang sangat penting.

  1. Kurangi perjalanan keluar

Bepergian ke luar negeri diperlukan untuk menghilangkan rasa penat, penat dan stres akibat pekerjaan atau aktivitas rutin. Tetapi jika bepergian menghabiskan terlalu banyak uang, lebih baik tidak melakukannya terlalu sering.

Lakukan hanya misalnya di akhir pekan atau hanya di hari libur. Karena saat ini banyak cara yang bisa dilakukan selain traveling untuk menghilangkan stres. Seperti menanam bunga, memasak, melukis, membaca, menonton film tanpa harus keluar rumah. Atau bahkan berjalan pulang dan menyapa orang-orang di sekitar.

Memang bagi yang terbiasa traveling bukanlah hal yang mudah, Anda bisa belajar menikmati sesuatu yang sederhana tanpa harus mengeluarkan uang. Tidak terlalu sering bepergian juga bisa menghemat biaya dan juga bisa menghemat uang untuk kebutuhan lain yang lebih penting.

  1. Temukan Penghasilan Tambahan

Saat ini sudah banyak yang mencoba atau bahkan berhasil membangun usaha kecil-kecilan untuk menambah penghasilannya.

Anda dapat mencoba penghasilan tambahan dengan membuka layanan penjualan online, bimbingan belajar, layanan menjahit, layanan memasak, layanan kebersihan dan banyak lainnya. Meski tidak setiap hari, Anda tetap memiliki penghasilan tambahan yang bisa ditabung.

Ini dia cara mengatur keuangan keluarga dengan gaji 2 juta yang bisa kamu terapkan dalam hidupmu. Tips di atas belum tentu cocok untuk Anda, karena setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan Keluarga dengan Gaji 1 Jutaan

Cara menabung dengan gaji 2 juta per bulan

Cara menabung dengan gaji 2 juta bisa Anda lakukan dengan menempatkan kebutuhan pokok sebesar 70% atau 75% dan 30 atau 25% dari total gaji yang digunakan untuk menabung. Kami merasa persentase kebutuhan pokok sudah cukup dan tidak mengganggu aktivitas Anda.

jika dari segi uang, kebutuhan pokok Anda dalam sebulan berkisar antara 1,4 juta hingga 1,5 juta. Dan sisa gaji yang sudah dipotong dari kebutuhan pokok digunakan untuk menabung.

Selain untuk menabung, Anda juga bisa menggunakannya untuk investasi atau ikut asuransi jiwa dan kesehatan yang bisa Anda nikmati di kemudian hari. Namun ada baiknya jika Anda memberikan 30-25% dari total gaji tidak semua di tabungan, tetapi juga untuk mendaftar di asuransi sehingga Anda memiliki 2 tabungan di masa depan.

Anda butuh Asuransi dengan Gaji 2 Juta Per Bulan?

Menurut saya, asuransi itu penting, karena Anda bisa menikmati dananya di masa depan. Bagaimanapun, dalam berasuransi, pilihlah asuransi yang benar-benar bisa Anda nikmati dan pembayarannya ringan setiap bulannya.

Cari saja asuransi yang pembayaran polisnya mulai dari Rp. 200.000 sampai Rp. 300.000 per bulan, jadi harganya cukup terjangkau. Banyak layanan menawarkan asuransi, tetapi Anda harus berhati-hati saat memilih.

Baca juga: Cara Daftar Asuransi Allianz

Semoga artikel tentang cara mengatur keuangan keluarga dengan gaji 2 juta per bulan ini dapat bermanfaat dan membantu.

Jika ada yang kurang paham bagaimana mengatur keuangan gaji 2 juta silahkan tinggalkan komentar atau pertanyaan pada kolom yang telah kami sediakan. Jangan lupa Bagikan kepada teman-teman Anda.

Kelas pengetahuan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *